PANGKALPINANG | TuahNews.com – PEMERINTAH Kota Pangkalpinang terus berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Job Fair di Gedung Serba Guna Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur, Rabu (14/10/2026).
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan penyelenggaraan bursa kerja di lingkungan kampus merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan kepada kalangan akademisi.
Menurutnya, perguruan tinggi menjadi salah satu tempat lahirnya generasi muda yang nantinya akan bersaing dan berkontribusi dalam dunia kerja.
- PT TIMAH Perluas Akses Pendidikan, Ratusan Anak Berprestasi dan Keluarga Sederhana Dapat Kesempatan Meraih Cita-Cita
- Perkuat Sinergi Manajemen dan Karyawan, Riki Febriansyah Kembali Pimpin IKT PT TIMAH Periode 2026–2029
- Pangkalpinang Punya Destinasi Hiburan Baru! Tetris 88 Tawarkan Live Music, Harga Bersahabat dan Suasana Nyaman
“Tahun ini sengaja kita laksanakan di kampus ISB Atma Luhur. Ini memiliki makna tersendiri bahwa pemerintah kota harus mendekatkan diri ke lingkungan kampus, sebab kampus adalah tempat anak-anak kita yang kelak akan melangkah ke dunia kerja,” ujarnya.
Saparudin mengakui, terbatasnya ketersediaan lapangan pekerjaan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi pencari kerja. Persaingan mendapatkan pekerjaan juga semakin kompetitif, tidak hanya di wilayah lokal, tetapi hingga ke luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Karena itu, pelaksanaan Job Fair diharapkan dapat mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berupaya memfasilitasi masyarakat memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendorong terciptanya lapangan kerja baru melalui investasi dan pengembangan dunia usaha.
Selain membuka peluang kerja di dalam negeri, Pemkot Pangkalpinang juga mulai memperluas kesempatan penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Salah satu upayanya dilakukan melalui kerja sama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), khususnya dalam menyiapkan calon tenaga kerja profesional untuk penempatan di Arab Saudi.
Saparudin menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tenaga kerja asal Pangkalpinang mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar kerja.
Menurutnya, pelatihan yang diberikan kepada calon tenaga kerja harus memiliki standar yang jelas dan menghasilkan kemampuan yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi.
“Setiap peserta wajib dibekali kompetensi teruji dan sertifikasi berstandar nasional. Pelatihan ini tidak boleh biasa-biasa saja. Harus ada kompetensi dan sertifikasi minimal tingkat nasional,” tegasnya.
Ia berharap, melalui penyelenggaraan Job Fair, pengembangan investasi, serta program pelatihan dan sertifikasi profesi, semakin banyak masyarakat Pangkalpinang memperoleh kesempatan kerja yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga terkait agar perluasan kesempatan kerja dapat berjalan lebih optimal.
@Zen Adebi.













