PANGKALPINANG | TuahNews.com — PEMERINTAH Kota Pangkalpinang terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Upaya tersebut diwujudkan dengan hadirnya Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah yang resmi diresmikan Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Sabtu (5/9/2026).
Fasilitas ini dihadirkan untuk memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan ramah bagi lansia, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Pangkalpinang.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan, konsep Gedung Geriatri dibuat berbeda dengan pelayanan di poliklinik umum. Lansia diharapkan tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Selain ruang pemeriksaan, gedung tersebut dilengkapi fasilitas fisioterapi dan ruang pertemuan yang dirancang dengan suasana lebih santai.
- PT TIMAH Perluas Akses Pendidikan, Ratusan Anak Berprestasi dan Keluarga Sederhana Dapat Kesempatan Meraih Cita-Cita
- Perkuat Sinergi Manajemen dan Karyawan, Riki Febriansyah Kembali Pimpin IKT PT TIMAH Periode 2026–2029
- Pangkalpinang Punya Destinasi Hiburan Baru! Tetris 88 Tawarkan Live Music, Harga Bersahabat dan Suasana Nyaman
“Pokoknya bikin lansianya seperti di rumah sendiri. Usia lanjut bukan semata soal kondisi kesehatan. Pertemuan dengan teman sebaya, berbincang dan mengingat kembali pengalaman masa lalu juga menjadi bagian dari kehidupan yang sehat dan bahagia,” ujar Saparudin.
Menurutnya, keberadaan ruang pertemuan dapat menjadi wadah bagi para lansia untuk berkumpul, bersilaturahmi hingga menggelar reuni bersama teman-teman seusia mereka.
Saparudin menegaskan, pembangunan fasilitas geriatri bukan sekadar menambah tempat pelayanan medis. Keberadaan gedung tersebut juga diharapkan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Pangkalpinang.
Saat ini, angka harapan hidup masyarakat Kota Pangkalpinang berada pada kisaran 72 hingga 75 tahun.
Untuk menunjang pelayanan yang lebih terarah, Saparudin meminta RSUD Depati Hamzah membangun basis data lansia secara komprehensif, termasuk rekam medis masing-masing pasien.
Menurutnya, data tersebut akan membantu tenaga kesehatan mengetahui riwayat serta kondisi kesehatan pasien secara lebih menyeluruh, terutama bagi lansia yang memiliki penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Tak hanya pelayanan di rumah sakit, Saparudin juga mendorong pengembangan layanan kesehatan bergerak. Kendaraan khusus nantinya diharapkan dapat mendatangi rumah lansia yang memiliki keterbatasan atau kesulitan untuk datang langsung ke rumah sakit.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit menjadi parah untuk memeriksakan kondisi kesehatan.
Pemeriksaan secara rutin dinilai penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mendeteksi berbagai penyakit lebih awal, termasuk penyakit yang belum menimbulkan gejala.
Peresmian Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269.

Saparudin menyebut, pembangunan kota tidak semata-mata dilihat dari kemajuan fisik dan infrastruktur. Menurutnya, kualitas hidup masyarakat, termasuk akses terhadap pendidikan dan kesehatan, merupakan bagian penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan.
Dengan jumlah penduduk sekitar 250 ribu jiwa, Pemkot Pangkalpinang terus berupaya menghadirkan kota yang nyaman, bersih dan tertata, sekaligus memastikan pelayanan publik dapat diakses masyarakat dengan lebih mudah.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Pangkalpinang atas dukungan terhadap anggaran pembangunan Gedung Geriatri. Ia juga mengapresiasi Forkopimda, perangkat daerah serta seluruh pihak yang ikut mendukung terwujudnya fasilitas tersebut.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang akan berupaya secara terus-menerus untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakatnya,” pungkasnya.
@Zen Adebi.













