Paslon Naziarto-Usnen Usung Konsep Trilogi Pembangunan: Menuju Pemerintahan Bersih dan Bangka Sejahtera

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BANGKA | TuahNews.com – CALON Bupati Bangka, Naziarto, mengusung konsep Trilogi Pembangunan sebagai fondasi utama kepemimpinan dan arah pembangunan Kabupaten Bangka ke depan. Hal ini disampaikan dalam dialog interaktif bersama warga dalam rangkaian kampanye Paslon BERNAS – Berkumis di Desa Cengkong Abang, Sabtu (3/8/2025).

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung itu menguraikan bahwa konsep Trilogi Pembangunan terinspirasi dari kepemimpinan Presiden RI ke-2, Alm. Soeharto, yang menekankan pada aspek pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan.

 “Saya menawarkan konsep Trilogi Pembangunan ala Soeharto untuk diterapkan di Pemerintah Kabupaten Bangka. Insyaallah, jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, kemiskinan akan berkurang, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat, utamanya melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan,” kata Naziarto.

Sebagai putra daerah asal Mendo Barat dan juga Sekretaris Jenderal KORPRI Pusat, Naziarto menegaskan pentingnya memasukkan sektor lingkungan hidup sebagai pilar utama pembangunan. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah harus hadir sebagai nahkoda yang paham potensi daerah dan memiliki arah pembangunan yang jelas, bukan sekadar berkuasa tanpa konsep maupun landasan spiritual kepemimpinan.

 “Alhamdulillah saya pensiun sebagai birokrat dengan husnul khotimah. Pengalaman ini, Insyaallah, menjadi modal besar bagi kami berdua, Naziarto–Usnen, untuk mengemban amanah rakyat. Dengan Bismillah dan doa dari masyarakat, kami siap menghadirkan kepemimpinan yang bersih dan berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Antisipasi Kebutuhan Masa Depan: SDA dan SDM Harus Sejalan

Naziarto menyoroti tantangan global di masa depan, seperti kebutuhan pangan, energi, dan air yang diprediksi meningkat hingga 60–70 persen. Ia menekankan bahwa jika pembangunan tidak diarahkan berdasarkan prinsip Trilogi Pembangunan, maka akan sulit mewujudkan Bangka yang indah dan sejahtera.

 “Pemerintah daerah harus memastikan trilogi ini masuk dalam RPJMD dan agenda pembangunan lainnya. Harus ada political will, kebijakan yang tepat, dan kepemimpinan yang kuat serta efisien. Saya yakin, dengan pendekatan ini, Bangka bisa maju dan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Dalam kunjungan lanjutan ke Desa Balun Ijuk, Naziarto turut memberikan pemaparan mengenai konsep kepemimpinannya. Ia didampingi sejumlah loyalis Soehartoisme yang tergabung dalam Relawan Berkarya.

Baca Juga :  Dukung Talenta Muda Daerah, PT TIMAH Bantu Perjuangan Bhita di D’Academy 8

Relawan Berkarya: Konsep Trilogi Terbukti Bangun Indonesia di Era Soeharto

Ketua DPW Partai Berkarya Babel, Achmad Ferdy Firmansyah, yang akrab disapa Firman Berkarya, menyatakan dukungannya terhadap Paslon Naziarto–Usnen. Ia menyebut bahwa visi yang diusung sangat jelas, terarah, dan terbukti pernah membawa Indonesia menjadi “Macan Asia”.

“Kami melihat kepemimpinan Naziarto memiliki arah yang sama dengan keberhasilan Presiden Soeharto melalui konsep Trilogi Pembangunan. Saat itu, Indonesia berhasil swasembada pangan, stabil secara nasional, dan rakyat hidup dalam kecukupan,” ujar Firman.

Firman juga menambahkan bahwa potensi yang dimiliki Kabupaten Bangka harus kembali dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Anak cucu kita kelak berhak hidup lebih baik. Itulah sebabnya kami percaya, Paslon Naziarto–Usnen mampu membawa Bangka kembali bangkit dan sejahtera,” pungkasnya@ Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel tuahnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT TIMAH Bantu Kembangkan SI-KOMPOS, Sampah Organik di Matras Disulap Jadi Pupuk Bernilai Guna
PT TIMAH Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Pusat Rehabilitasi Satwa Liar, 6.751 Ekor Berhasil Dilepasliarkan
Dukung Talenta Muda Daerah, PT TIMAH Bantu Perjuangan Bhita di D’Academy 8
PT TIMAH Dukung GEMPITA MAS, Dorong Warga Bangka Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Tim Coopling FH UBB Kaji Aspek Hukum Kemitraan Petani Kelapa Sawit dan Koperasi di Kabupaten Bangka
Tetapkan Propemperda 2027, DPRD Babel Dorong Regulasi Kelautan hingga Ketenagakerjaan
MUSONG: Madu Langka Hutan Liar Bangka, Mengangkat Potensi Alam dan Kebanggaan Daerah
Tinjau Pelaksanaan TKA di SMAN 2 Pangkalpinang, Eddy Iskandar Soroti Kesiapan Infrastruktur Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:53 WIB

PT TIMAH Bantu Kembangkan SI-KOMPOS, Sampah Organik di Matras Disulap Jadi Pupuk Bernilai Guna

Kamis, 5 November 2026 - 07:52 WIB

Dukung Talenta Muda Daerah, PT TIMAH Bantu Perjuangan Bhita di D’Academy 8

Rabu, 4 November 2026 - 21:36 WIB

PT TIMAH Dukung GEMPITA MAS, Dorong Warga Bangka Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 19:10 WIB

Tim Coopling FH UBB Kaji Aspek Hukum Kemitraan Petani Kelapa Sawit dan Koperasi di Kabupaten Bangka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Tetapkan Propemperda 2027, DPRD Babel Dorong Regulasi Kelautan hingga Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Uncategorized

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:30 WIB