Penambang Belitung Timur Berharap Tata Niaga Timah Tetap Konsisten: Ingin Bekerja dengan Tenang

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 11:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BELITUNG TIMUR | TuahNews.com — PARA penambang timah di Kabupaten Belitung Timur berharap pemerintah dan PT Timah dapat menjaga kepastian serta konsistensi tata niaga timah yang saat ini mulai kembali berjalan. Kepastian tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pertambangan.

Harapan itu disampaikan Egi Ariski, pemuda asal Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, yang juga berprofesi sebagai penambang timah. Ia menyampaikan harapannya agar kondisi tata niaga timah yang kini kembali berjalan dapat dipertahankan secara konsisten dan tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, situasi yang mulai kondusif setelah aksi para penambang pada 7 Agustus lalu harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk memastikan tata niaga timah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Bagi Egi, kepastian tata niaga bukan sekadar berkaitan dengan aktivitas pertambangan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat. Sebab, banyak keluarga di wilayah Belitung Timur yang masih mengandalkan sektor pertambangan timah sebagai sumber penghasilan.

“Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan nasib para penambang. Jangan sampai kesusahan dan keresahan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu kembali terulang. Kami ingin bisa bekerja dengan tenang dan mencari nafkah untuk keluarga,” ujar Egi pada akhir pekan lalu.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi para penambang, termasuk memastikan kebijakan tata niaga timah dapat memberikan kepastian bagi masyarakat di lapangan.

Menurutnya, konsistensi kebijakan sangat dibutuhkan agar penambang tidak kembali menghadapi ketidakpastian dalam menjalankan aktivitas dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Selain pemerintah, Egi juga berharap PT Timah terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat penambang. Salah satunya melalui evaluasi terhadap harga timah agar dapat memberikan penghasilan yang dinilai sepadan dengan biaya, perjuangan, serta risiko yang dihadapi penambang di lapangan.

“Kami juga berharap PT Timah memperhatikan kesejahteraan penambang dan melakukan evaluasi terhadap harga timah. Harga yang layak tentu sangat berarti bagi kami, karena dari pekerjaan inilah banyak keluarga menggantungkan kehidupan,” ujarnya.

Egi menilai kepastian dalam tata niaga menjadi hal yang tidak kalah penting dengan persoalan harga. Dengan tata niaga yang jelas, konsisten, dan berjalan secara berkelanjutan, para penambang memiliki pegangan dalam menjalankan pekerjaan sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Ia berharap pemerintah bersama PT Timah dapat terus menjaga kondisi tata niaga timah yang telah kembali berjalan sehingga tidak terjadi lagi gejolak yang dapat berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

“Yang kami harapkan sebenarnya kepastian. Tata niaga berjalan dengan baik, kebijakan konsisten, harga juga diperhatikan, sehingga kami bisa bekerja dengan tenang,” katanya.

Menurutnya, keberlanjutan tata niaga timah juga diharapkan dapat ikut menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Gantung dan wilayah Belitung Timur secara lebih luas.

“Harapan kami sederhana, kami bisa bekerja dengan tenang, tata niaga tetap berjalan dengan baik, dan kesejahteraan penambang juga benar-benar diperhatikan,” harapnya. (*)

Follow WhatsApp Channel tuahnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin
Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Tim Coopling FH UBB Kaji Aspek Hukum Kemitraan Petani Kelapa Sawit dan Koperasi di Kabupaten Bangka
Masyarakat Jelitik Apresiasi PPM PT MSP, Bantuan RTLH Hadirkan Harapan Baru bagi Warga
28 Tahun Bersama, Evan Satriadi dan Susanti Rawat Cinta, Kesetiaan, dan Keharmonisan Keluarga
Puluhan Tahun Tak Tersentuh Renovasi, PT TIMAH Bantu Perbaikan Masjid Al Fatah di Belitung Timur
PHRI Pangkalpinang Gelar Sales Mission di Palembang, Bidik Ribuan Wisatawan
Empat Kali Surati Sekwan soal Pemberhentian Firman, Ady Irawan Tuai Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:30 WIB

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Senin, 2 November 2026 - 19:10 WIB

Tim Coopling FH UBB Kaji Aspek Hukum Kemitraan Petani Kelapa Sawit dan Koperasi di Kabupaten Bangka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Masyarakat Jelitik Apresiasi PPM PT MSP, Bantuan RTLH Hadirkan Harapan Baru bagi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WIB

28 Tahun Bersama, Evan Satriadi dan Susanti Rawat Cinta, Kesetiaan, dan Keharmonisan Keluarga

Berita Terbaru

Uncategorized

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:30 WIB