BANGKA | TuahNews.com – CALON Bupati Bangka, Naziarto, mengusung konsep Trilogi Pembangunan sebagai fondasi utama kepemimpinan dan arah pembangunan Kabupaten Bangka ke depan. Hal ini disampaikan dalam dialog interaktif bersama warga dalam rangkaian kampanye Paslon BERNAS – Berkumis di Desa Cengkong Abang, Sabtu (3/8/2025).
Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung itu menguraikan bahwa konsep Trilogi Pembangunan terinspirasi dari kepemimpinan Presiden RI ke-2, Alm. Soeharto, yang menekankan pada aspek pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan.
“Saya menawarkan konsep Trilogi Pembangunan ala Soeharto untuk diterapkan di Pemerintah Kabupaten Bangka. Insyaallah, jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, kemiskinan akan berkurang, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat, utamanya melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan,” kata Naziarto.
Sebagai putra daerah asal Mendo Barat dan juga Sekretaris Jenderal KORPRI Pusat, Naziarto menegaskan pentingnya memasukkan sektor lingkungan hidup sebagai pilar utama pembangunan. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah harus hadir sebagai nahkoda yang paham potensi daerah dan memiliki arah pembangunan yang jelas, bukan sekadar berkuasa tanpa konsep maupun landasan spiritual kepemimpinan.
“Alhamdulillah saya pensiun sebagai birokrat dengan husnul khotimah. Pengalaman ini, Insyaallah, menjadi modal besar bagi kami berdua, Naziarto–Usnen, untuk mengemban amanah rakyat. Dengan Bismillah dan doa dari masyarakat, kami siap menghadirkan kepemimpinan yang bersih dan berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Antisipasi Kebutuhan Masa Depan: SDA dan SDM Harus Sejalan
Naziarto menyoroti tantangan global di masa depan, seperti kebutuhan pangan, energi, dan air yang diprediksi meningkat hingga 60–70 persen. Ia menekankan bahwa jika pembangunan tidak diarahkan berdasarkan prinsip Trilogi Pembangunan, maka akan sulit mewujudkan Bangka yang indah dan sejahtera.
“Pemerintah daerah harus memastikan trilogi ini masuk dalam RPJMD dan agenda pembangunan lainnya. Harus ada political will, kebijakan yang tepat, dan kepemimpinan yang kuat serta efisien. Saya yakin, dengan pendekatan ini, Bangka bisa maju dan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dalam kunjungan lanjutan ke Desa Balun Ijuk, Naziarto turut memberikan pemaparan mengenai konsep kepemimpinannya. Ia didampingi sejumlah loyalis Soehartoisme yang tergabung dalam Relawan Berkarya.

Relawan Berkarya: Konsep Trilogi Terbukti Bangun Indonesia di Era Soeharto
Ketua DPW Partai Berkarya Babel, Achmad Ferdy Firmansyah, yang akrab disapa Firman Berkarya, menyatakan dukungannya terhadap Paslon Naziarto–Usnen. Ia menyebut bahwa visi yang diusung sangat jelas, terarah, dan terbukti pernah membawa Indonesia menjadi “Macan Asia”.
“Kami melihat kepemimpinan Naziarto memiliki arah yang sama dengan keberhasilan Presiden Soeharto melalui konsep Trilogi Pembangunan. Saat itu, Indonesia berhasil swasembada pangan, stabil secara nasional, dan rakyat hidup dalam kecukupan,” ujar Firman.
Firman juga menambahkan bahwa potensi yang dimiliki Kabupaten Bangka harus kembali dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.
“Anak cucu kita kelak berhak hidup lebih baik. Itulah sebabnya kami percaya, Paslon Naziarto–Usnen mampu membawa Bangka kembali bangkit dan sejahtera,” pungkasnya@ Zen Adebi.














Komentar