PT TIMAH Perkuat Pengamanan Obvitnas, Dorong Sistem Berbasis Risiko dan Terintegrasi

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | TuahNews.com – PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) untuk memastikan seluruh kegiatan operasional sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) berlangsung aman, tertib, efektif, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pembinaan Teknis Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional PT TIMAH bersama jajaran Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Rapat PT TIMAH, Senin (28/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda, Direktur Operasi PT TIMAH Handy Geniardi, Ketua Tim Bimtek Persamaan Persepsi tentang Sistem Manajemen Pengamanan Berdasarkan Perpol Nomor 7 Tahun 2019 Kombes Pol Norul Hidayat, serta jajaran kepala divisi PT TIMAH.

Direktur Operasi PT TIMAH Handy Geniardi mengatakan, pengamanan kegiatan perusahaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, koordinasi, serta kesamaan pemahaman seluruh unsur organisasi.

“Pengamanan bukan hanya tanggung jawab satu unit atau satu unsur, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, koordinasi, dan kesamaan pemahaman,” ujarnya.

Menurut Handy, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan tidak cukup hanya mengandalkan respons ketika terjadi gangguan. Sistem tersebut harus mampu mengidentifikasi dan mencegah potensi risiko sejak awal, meningkatkan kesiapsiagaan, memastikan respons yang tepat ketika terjadi insiden, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

Melalui pembinaan teknis ini, PT TIMAH berharap terjadi penyamaan persepsi sekaligus peningkatan kompetensi dalam penerapan SMP di seluruh wilayah kerja perusahaan, baik Area Bangka, Belitung maupun Kundur.

Baca Juga :  Nganggung Bersama Warga Gabek, Dessy Soroti Pelayanan dan Ketepatan Bansos

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual, tetapi menghasilkan langkah nyata dan perbaikan yang dapat langsung diimplementasikan di masing-masing unit kerja,” katanya.

Handy menambahkan, dinamika proses bisnis perusahaan menuntut sistem pengamanan untuk terus beradaptasi. Karena itu, SMP PT TIMAH diarahkan agar semakin kuat, terintegrasi, terukur, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi kegiatan operasional.

Ia menyebut sinergi dengan Kepolisian menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan terhadap personel, aset, fasilitas, informasi, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan.

“Dengan sinergi dan komitmen bersama, Sistem Manajemen Pengamanan PT TIMAH dapat semakin efektif dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, sehingga perusahaan dapat menjalankan operasional secara optimal dan memberikan kontribusi bagi perusahaan, masyarakat, dan kepentingan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko dalam membangun sistem pengamanan perusahaan.

Menurutnya, pengelolaan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab divisi yang secara khusus menangani pengamanan, tetapi harus menjadi bagian dari pemahaman dan tanggung jawab seluruh organisasi.

Manajemen risiko, kata Murry, diperlukan untuk memetakan berbagai potensi kerawanan, termasuk yang berkaitan dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta dinamika sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga :  Duta Minerba Goes to Site, Sembilan Mahasiswa Belajar Langsung Industri Timah dari Tambang hingga Pemberdayaan

Ia menjelaskan, pembinaan teknis tersebut antara lain bertujuan mengubah paradigma pengamanan dari sekadar menjaga menjadi mengelola risiko keamanan, menyamakan persepsi seluruh lini mengenai sistem manajemen pengamanan, serta mempersiapkan PT TIMAH menghadapi audit SMP yang mencakup komitmen dan kebijakan perusahaan.

Selain itu, sistem pengamanan diarahkan untuk mencegah gangguan sebelum terjadi serta memberikan perlindungan terhadap empat aspek utama, yakni manusia (people), aset (asset), informasi (information), dan operasional (operation).

“Pembinaan teknis sistem manajemen pengamanan bukan sekadar bagaimana PT TIMAH menjaga aset setelah muncul ancaman, tetapi bagaimana perusahaan mengenali risiko lebih awal, mencegah gangguan sebelum terjadi, merespons secara cepat ketika terjadi insiden, serta menjadikan keamanan sebagai budaya seluruh organisasi,” ujarnya.

Murry juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara PT TIMAH dengan Polri, TNI, Bakamla, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan bisnis sekaligus menjaga kepentingan publik.

Ketua Tim Bimtek dan Persamaan Persepsi tentang Sistem Manajemen Pengamanan Berdasarkan Perpol Nomor 7 Tahun 2019, Kombes Pol Norul Hidayat, menyatakan kepolisian siap mendukung PT TIMAH dalam membangun sistem manajemen pengamanan yang dapat diterapkan secara mandiri oleh perusahaan.

“Penguatan SMP penting dilakukan seiring dengan perkembangan potensi ancaman terhadap kegiatan operasional perusahaan. Karena itu, pendekatan pengamanan perlu bergeser dari sekadar menjaga menjadi mengelola risiko keamanan secara menyeluruh,” katanya.

Penguatan Sistem Manajemen Pengamanan ini merupakan bagian dari kesinambungan sinergi PT TIMAH dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sebelumnya, PT TIMAH telah menjalin kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait bantuan pengamanan, penertiban aset, dan penegakan hukum untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.

@Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel tuahnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT TIMAH Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Pusat Rehabilitasi Satwa Liar, 6.751 Ekor Berhasil Dilepasliarkan
Dukung Talenta Muda Daerah, PT TIMAH Bantu Perjuangan Bhita di D’Academy 8
PT TIMAH Dukung GEMPITA MAS, Dorong Warga Bangka Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi
PT TIMAH Gandeng BKKBN Kepri, Delapan Anak di Karimun Dapat Pendampingan Tumbuh Kembang
Dari Kapal Isap hingga Konservasi Laut, Finalis MediaMIND Pelajari Langsung Aktivitas PT TIMAH di Kundur
PT TIMAH Perluas Akses Pendidikan, Ratusan Anak Berprestasi dan Keluarga Sederhana Dapat Kesempatan Meraih Cita-Cita
Perkuat Sinergi Manajemen dan Karyawan, Riki Febriansyah Kembali Pimpin IKT PT TIMAH Periode 2026–2029
Dukung Aksi Kemanusiaan, PT TIMAH Kembali Terima Penghargaan PMI

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:26 WIB

PT TIMAH Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Pusat Rehabilitasi Satwa Liar, 6.751 Ekor Berhasil Dilepasliarkan

Kamis, 5 November 2026 - 07:52 WIB

Dukung Talenta Muda Daerah, PT TIMAH Bantu Perjuangan Bhita di D’Academy 8

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

PT TIMAH Gandeng BKKBN Kepri, Delapan Anak di Karimun Dapat Pendampingan Tumbuh Kembang

Selasa, 3 November 2026 - 14:07 WIB

Dari Kapal Isap hingga Konservasi Laut, Finalis MediaMIND Pelajari Langsung Aktivitas PT TIMAH di Kundur

Selasa, 3 November 2026 - 13:53 WIB

PT TIMAH Perluas Akses Pendidikan, Ratusan Anak Berprestasi dan Keluarga Sederhana Dapat Kesempatan Meraih Cita-Cita

Berita Terbaru