PANGKALPINANG | TuahNews.com – KANTOR Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi meluncurkan aplikasi Sistem Mutasi Madrasah Terpadu (SI MADU) sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah proses mutasi siswa madrasah. Peluncuran berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Babel, Rabu, (29/7/2026).
Aplikasi SI MADU dihadirkan untuk memangkas alur birokrasi pengurusan mutasi siswa yang selama ini mengharuskan orang tua maupun wali siswa mendatangi sejumlah instansi secara berjenjang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Babel, Pril Marori, mengatakan kehadiran SI MADU merupakan langkah nyata Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan efisien.
“Selama ini orang tua siswa harus datang langsung ke madrasah, kemudian ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, hingga ke Kantor Wilayah. Proses berjenjang tersebut cukup menyulitkan masyarakat. Kehadiran SI MADU memangkas seluruh alur itu sehingga pelayanan benar-benar lebih dekat dan lebih mudah diakses,” ujar Pril Marori.
Melalui aplikasi ini, seluruh proses pengajuan mutasi siswa terintegrasi secara digital mulai dari tingkat madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, hingga Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain menghilangkan kewajiban datang secara langsung ke berbagai kantor, SI MADU juga dilengkapi fitur pelacakan status permohonan (real-time tracking) yang terhubung langsung ke nomor WhatsApp pemohon.
“Pemohon dapat memantau posisi berkas secara langsung melalui telepon genggam, apakah masih berada di madrasah, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, atau sudah diproses di Kanwil. Inilah bentuk transparansi dan efisiensi pelayanan berbasis digital yang kami bangun,” tambahnya.
Pril Marori menjelaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Kanwil Kemenag Babel dalam mendukung Transformasi Digital, yang menjadi salah satu dari delapan Program Prioritas Menteri Agama RI sekaligus mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan aplikasi, khususnya Bidang Pendidikan Madrasah, tim Kesiswaan, serta tim IT/Pranata Komputer yang dipimpin Jumanuddin.
Menurutnya, SI MADU menjadi salah satu inovasi pelayanan publik yang berpotensi menjadi percontohan bagi Kanwil Kementerian Agama di provinsi lain maupun instansi pendidikan lainnya dalam mengembangkan sistem pelayanan berbasis digital.
Peluncuran aplikasi ditutup dengan demonstrasi langsung (live demo) proses pengajuan mutasi siswa melalui SI MADU di hadapan para tamu undangan.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Biro Kesejahteraan Rakyat, Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Kepulauan Bangka Belitung.
(Zen Adebi)













