Poster Kampanye Dirusak, Paslon Merdeka: “Demokrasi Kita Sedang Diuji”

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Tuahnews.com — PAGI yang muram menyambut pasangan calon independen Merdeka saat menyusuri sejumlah titik di Kota Pangkalpinang, Senin (29/7/2025). Sejumlah alat peraga kampanye (APK) mereka ditemukan dalam kondisi rusak berat: sobek, dicoret bahkan beberapa tiangnya dirubuhkan.

Peristiwa ini dipandang bukan semata kerusakan fisik, namun sebagai bentuk pelecehan terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan.

“Ini bukan hanya perusakan poster. Ini adalah upaya membungkam suara rakyat dan mencoreng semangat demokrasi kita. Tindakan ini sangat disayangkan,” kata Sarpin, Ketua Tim Pemenangan Paslon Merdeka, saat dikonfirmasi Tuahnews.

Menurut Sarpin, perusakan ini terjadi di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi lokasi penyampaian informasi program paslon Merdeka kepada masyarakat.

 

“Setiap poster itu adalah simbol aspirasi warga. Ketika itu dirusak, yang diserang bukan hanya paslon, tapi juga harapan masyarakat yang ingin melihat perubahan,” lanjutnya.

Paslon Merdeka yang maju dari jalur independen mengaku tidak akan gentar menghadapi bentuk intimidasi semacam ini. Sebaliknya, mereka menganggap insiden ini sebagai pelecut semangat untuk terus melangkah.

“Kami tidak membawa mesin partai besar atau dana kampanye berlimpah. Modal kami adalah kepercayaan masyarakat. Kami percaya, suara rakyat tidak bisa dibungkam dengan cara-cara seperti ini,” tulis Sarpin dalam pernyataan terbuka yang dirilis ke publik.

Paslon Merdeka juga mengajak warga Pangkalpinang—yang mereka sapa sebagai Seperadik—untuk tetap tenang dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang jujur dan adil.

“Kami mohon, ketika Seperadik melihat poster kami yang rusak, jangan lihat itu sebagai kegagalan. Lihatlah itu sebagai panggilan untuk menjaga demokrasi. Dukung kami bukan hanya dengan suara, tapi juga dengan menjaga proses ini tetap bermartabat,” seru mereka.

Menutup pernyataannya, Sarpin menegaskan bahwa pihaknya akan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Bawaslu Kota Pangkalpinang.

“Kami akan menempuh jalur hukum. Ini bukan sekadar soal alat peraga, ini soal etika dan integritas pemilu. Jangan biarkan demokrasi dirusak oleh tangan-tangan yang takut bersaing secara sehat,” tegasnya.

Pasangan Merdeka menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi Pangkalpinang, kota yang ingin mereka wujudkan sebagai ruang yang bebas dari praktik-praktik kotor dan penuh harapan baru@red.

Follow WhatsApp Channel tuahnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog “Satu Tahun Pengkal Jadi Apa?”: Pentingnya Tolak Ukur Kinerja Pemerintah Kota Pangkalpinang
​Grand Opening Jati Coffee: Kedai Kopi Baru di Jambi yang Usung Konsep Nyaman untuk Semua Kalangan
Menanamkan Cinta Tanah Air dalam Bingkai Iman: Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Nurul Falah
ALMASTER Tegaskan Posisi: Bukan Anti-PT TIMAH, tapi Pengawas dan Kontrol Sosial
Gus Kikin Menuju Puncak PBNU, Lukman Edy Ungkap Kunci: Konsolidasi Nasional dan Jaringan Pesantren
Pasca Insiden di Laut, Warga Kebintik Gelar Doa Bersama dan Tolak Bala
Tragis! Warga Tran Rias Tewas Tersengat Listrik Saat Mengecat Gapura Selamat Datang
Arsari Tambang Goes to School Hadir di SMPN 2 Riau Silip, Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dialog “Satu Tahun Pengkal Jadi Apa?”: Pentingnya Tolak Ukur Kinerja Pemerintah Kota Pangkalpinang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:39 WIB

​Grand Opening Jati Coffee: Kedai Kopi Baru di Jambi yang Usung Konsep Nyaman untuk Semua Kalangan

Rabu, 23 September 2026 - 18:24 WIB

Menanamkan Cinta Tanah Air dalam Bingkai Iman: Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Pondok Pesantren Nurul Falah

Kamis, 10 September 2026 - 14:19 WIB

ALMASTER Tegaskan Posisi: Bukan Anti-PT TIMAH, tapi Pengawas dan Kontrol Sosial

Selasa, 1 September 2026 - 07:41 WIB

Gus Kikin Menuju Puncak PBNU, Lukman Edy Ungkap Kunci: Konsolidasi Nasional dan Jaringan Pesantren

Berita Terbaru

Uncategorized

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:30 WIB