PANGKALPINANG | TuahNews.com — PENGURUS Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Safari Sajadah Fajar di Masjid Al A’la, Bukit Baru, Kota Pangkalpinang, Ahad (5/9/2026).
Dalam tausiyahnya, Ustadz H.Rasyid Ridho S.Ag, Ketua PW DMI Babel menyampaikan pesan tentang pentingnya memahami amalan yang memiliki nilai tinggi di sisi Allah SWT. Ia mengangkat kandungan QS. At-Taubah ayat 19-20 yang berkaitan dengan perdebatan para sahabat Rasulullah SAW mengenai amalan yang paling utama.
Ia menjelaskan, dalam riwayat yang menjadi latar turunnya ayat tersebut, terdapat sahabat yang menyebut keutamaan menjamu jamaah haji dengan menyediakan minuman, sahabat lain menyebut memakmurkan Masjidil Haram, sementara sahabat lainnya menyebut jihad di jalan Allah.
Menurutnya, ayat tersebut menegaskan bahwa memberikan pelayanan kepada jamaah dan memakmurkan Masjidil Haram merupakan amal mulia, namun jihad dengan harta dan jiwa memiliki kedudukan yang sangat tinggi.
“Amalan yang dilakukan dengan pengorbanan harta dan diri di jalan Allah memiliki nilai yang sangat tinggi. Karena itu, jangan hanya berhenti pada amal untuk diri sendiri, tetapi mari berkorban untuk agama Allah,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.
Ketua PW DMI Babel juga mengajak para pengurus dan jamaah masjid untuk menjadikan dakwah sebagai bagian dari jihad fi sabilillah, terutama dengan mengajak masyarakat meninggalkan larangan Allah SWT dan menjalankan amar makruf nahi munkar.
Ia menekankan bahwa mengurus dan memakmurkan masjid bukan semata-mata untuk mendapatkan imbalan duniawi. Pengorbanan tenaga, waktu dan harta yang dilakukan dengan ikhlas diharapkan menjadi bagian dari amal yang bernilai di sisi Allah SWT.
“Berdakwah dari masjid ke masjid, mengeluarkan harta dari kantong sendiri dan melakukannya dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan dunia merupakan bentuk pengorbanan yang insyaallah bernilai jihad fi sabilillah,” pesannya.

Selain itu, jamaah juga diajak memahami makna hijrah tidak hanya sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai upaya meninggalkan keburukan dan melawan hawa nafsu untuk menuju ketaatan kepada Allah SWT.
Menurutnya, mengajak keluarga, sahabat dan masyarakat untuk bersama-sama menjalankan amar makruf nahi munkar merupakan bagian dari perjuangan dalam kebaikan.
Kegiatan Safari Sajadah Fajar tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan turut dihadiri para musytasar dan pengurus baru PW DMI Babel serta mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus DKM Masjid Al A’la.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, diskusi serta pembagian bingkisan kepada anak-anak sebagai generasi penerus pemakmur masjid. Hadiah juga diberikan kepada sejumlah jamaah bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui Safari Sajadah Fajar, PW DMI Babel berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, dakwah dan lahirnya generasi yang mencintai serta memakmurkan masjid@Zen Adebi.














