PANGKALPINANG | TuahNews.com – PEMERINTAH Kota Pangkalpinang terus mendorong terciptanya ruang yang lebih luas bagi para lanjut usia (lansia) agar tetap aktif, sehat, dan produktif di tengah masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar Pengurus Daerah Lembaga Lanjut Usia Indonesia (Lantip) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Gedung H. Awi, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Selasa (17/6/2026).
Mewakili Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustu Afendi, menghadiri kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Kepala BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran pengurus Lantip, serta ratusan peserta lansia.
Dalam sambutannya, Agustu mengatakan usia lanjut merupakan anugerah yang patut disyukuri. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan mencapai usia di atas 60 tahun, sehingga masa lansia harus dijalani dengan semangat, kesehatan, dan tetap memberi manfaat bagi lingkungan.
Ia menegaskan bahwa bertambahnya usia bukan berarti berhenti berkarya. Lansia masih memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi melalui berbagai aktivitas sosial, olahraga, maupun kegiatan kemasyarakatan.
“Usia tidak menjadi penghalang untuk tetap aktif. Justru pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia menjadi modal penting dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Agustu juga mengapresiasi berbagai program pemberdayaan lansia yang terus dikembangkan pemerintah daerah. Menurutnya, sejumlah negara seperti Jepang telah membuktikan bahwa lansia tetap mampu menjalankan aktivitas produktif dan menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat.
Ia berharap peringatan Hari Lansia Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk terus berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Selain menjaga kesehatan, Agustu mengajak para lansia di Kota Pangkalpinang agar tetap bersemangat, mandiri, dan menjalani masa tua secara produktif. Ia menilai keberadaan lansia memiliki nilai strategis karena menjadi sumber pengalaman, kebijaksanaan, dan teladan bagi generasi muda.
“Para lansia merupakan aset berharga. Pengalaman hidup yang mereka miliki dapat menjadi inspirasi sekaligus pedoman bagi generasi penerus dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tutupnya@Zen Adebi.














