Tradisi budaya‐religius di Desa Karya Makmur, Pemali, kian semarak; ajang zikir, lomba anak, hingga kirab obor meriahkan malam 1 Muharram.
Tuahnews.com, Bangka — TAK hanya gema takbir yang memecah malam, cahaya ribuan obor juga akan menyusuri jalan utama Desa Karya Makmur, Kecamatan Pemali. Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bangka Belitung bersama Paguyuban Pemuda Pelopor Bangka (PERPAT Babel) bertekad menjadikan Pawai Obor Muharram sebagai agenda tahunan untuk menyambut Tahun Baru Islam.
Di Masjid Baitul A‘la, Sabtu malam (1 Muharram 1447 H), rangkaian acara diawali Tabligh Akbar. Ustadz Nahrawi menekankan pentingnya mengisi pergantian tahun dengan amaliah bermanfaat.
“Zikir, doa bersama, dan kreativitas anak—mulai lomba azan, mengaji, hingga busana muslim—memupuk cinta syiar sejak dini,” tuturnya di hadapan jamaah.
Ketua DMI Babel, Ustadz Rasyid Ridho, mengingatkan urgensi ukhuwah.
“Umat Islam harus solid di tengah upaya adu domba. Lihat nasib saudara kita di Palestina; perpecahan hanya menguntungkan pihak zalim,” ujarnya, disambut takbir.
Sementara itu Ketua PERPAT Babel Dr. Andi Kusuma, MH, M.Kn., Ctl. menegaskan komitmen organisasi pemuda itu.
“Kami sengaja menggandeng DMI dan pengurus masjid agar seluruh elemen turun ke jalan, memeriahkan Muharram dengan pawai obor. Insya Allah ini jadi kalender tetap Kabupaten Bangka,” katanya.
Rute kirab dimulai dari Masjid Baitul A‘la di Air Ruwai dan berakhir di kawasan Merawang, melibatkan pelajar, remaja masjid, ormas, serta komunitas budaya setempat.
Semangat hijrah ditandai nyala obor: terang, hangat, sekaligus pengingat bahwa setiap insan dituntut “lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya”, menuju masyarakat Bangka yang sejahtera lahir batin@ Zen Adebi.
















Komentar