PANGKALPINANG | TuahNews.com – PEMERINTAH Kota Pangkalpinang mendorong pelaku UMKM di sektor kelautan dan perikanan untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing hingga pasar internasional.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan peningkatan daya saing tersebut dilakukan melalui penguatan standar mutu produk. Hal itu disampaikannya usai kegiatan pelatihan jaminan mutu produk perikanan yang digelar hasil kerja sama antara pemerintah kota, Bank Indonesia dan Balai Mutu Kelautan dan Perikanan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Menurut Saparudin, pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk membantu pelaku usaha memahami standar kualitas produk agar dapat memenuhi persyaratan pasar nasional maupun internasional.
Ia menegaskan, standar mutu merupakan faktor penting bagi UMKM yang ingin memperluas jangkauan pasar, terutama ke luar negeri yang memiliki ketentuan kualitas produk cukup ketat.
Kegiatan yang berlangsung di Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang itu juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan dari Pangkalpinang.
Saparudin mengungkapkan, upaya pembinaan yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan informasi dari Badan Mutu KKP, beberapa pelaku usaha di Pangkalpinang telah memperoleh kontrak pengiriman produk ke pasar luar negeri seperti Singapura dan sejumlah negara di Eropa.
“Ketika standar mutu terpenuhi, peluang pasar menjadi lebih terbuka. Ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain untuk terus meningkatkan kualitas produknya,” ujarnya.
Pada tahap awal, sebanyak sembilan pelaku UMKM mengikuti program pelatihan tersebut. Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana memberikan pendampingan lanjutan agar para pelaku usaha mampu menjaga kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.
Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Balai Mutu Perikanan guna menyelenggarakan pelatihan serupa secara berkala.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membawa produk lokal Pangkalpinang lebih dikenal di pasar internasional@Zen Adebi.














